Sebelum saya mengenal RBA kesehatan tubuh saya tidak terlalu baik…orang umum mengatakanya sebagai soak (saya tidak tahu bahasa Indonesianya tapi intinya mudah sakit), saya mudah sekali terserang radang tenggorokan dan batuk serta beberapa penyakit lainya yang berhubungan dengan system pencernaan. Keadaan ini saya sudah alami sejak saya masih sangat muda. 

Pertama kali saya secara sungguh-sungguh berlatih RBA secara rutin adalah saat saya terserang chikungunya, khususnya pasca chikungunya yang sebagai mana diketahui bisa mencapai 6 bulan lebih dan kita akan terus menerus mengalami kesakitan khususnya dibagian sendi-sendi selama masa tersebut. Setelah saya rutin berlatih RBA setiap hari…saya dapat melalui masa-masa pasca chikungunya ini dengan jauh lebih mudah dan singkat. Dan…tanpa saya sadari juga dimasa masa itu tubuh saya juga menjadi segar dan sehat serta penuh dengan energi. Saya jarang lagi mengalami tidak enak badan dan sebagainya…dan tanpa terasa sampai saat ini saya belum lagi terserang radang tenggorokan dan batuk-batuk, padahal di Bandung dan dilingkungan saya sehari hari berada sedang banyak orang terserang penyakit-penyakit tersebut. Jadi saat ini saya merasa kesehatan dan kesegaran saya lebih baik bahkan dibandingkan dengan saat-saat saya umur 20 tahunan.

Dan manfaat lain yang juga tadinya tidak disadari juga adalah vitalitas, energi dan gairah dalam hubungan suami istri. Ternyata dengan melatih RBA secara rutin setiap hari vitalitas meningkat dengan signifikan dalam arti yang positif. Barangkali istilahnya energi, kesegaran serta kebugarannya selalu terjaga. Padahal sebagai mana umum ketahui umumnya vitalitas akan menurun sejalan dengan bertambahnya umur, apalagi katanya kalau sudah lewat 50 tahun. Tetapi, setelah saya berlatih RBA, jelas sekali yang terjadi adalah sebaliknya.  Semua manfaat yg saya rasakan dan dapatkan ini memang setelah RBA rutin saya lakukan hampir setiap hari, selama ini saya jarang sekali bolong berlatih lebih dari 1 hari...