top of page

Day 17 - Let’s love and cherish our body


“Oh no, my cholesterol level is 290!” “My knees hurt when I walk.” “I have persistent neck pain.”

Ten or twenty years ago, people might not believe that this was the conversation between twenty-something and thirty-something adults. However, nowadays, it is getting more common to hear this from young people. It is still surprising but we will not readily dismiss it as lies.

As technology helps us become productive and speeds up our life, why is our body aging faster, and maybe too fast?

As a social media aficionado, I could stay for 3-4 hours non-stop staring at my phone. Scrolling my Instagram feed, check. Browsing Youtube, check. Netflix binge watching, check. Wondering what my favourite celebrity has been up to and googling him, check.

As a food enthusiast, I ate anything that looked and tasted good without thinking too much about the impact on my body. Late night binge-watching? Hello snacks!

When I head off to a meeting, I galloped frantically trying not to blaming myself “why couldn’t I stop myself from watching [TV series/movies]?!!”

If someone has brought up to me about my habit, I would have nodded but done nothing nor felt compelled to change. I felt that this was normal. Everybody is doing it. I thought bad thing could happen, but it could not have happened to me. I’m still young! So were my friends, until someday it just happened.

We often think and treat our body as a tool to get us to where we want to be, to do what we want to do. What we want is more important. Hence, we often neglect our body’s need. Has our body been screaming for help but we are too busy to notice?

When I took Natural Walking Level 1 Course, I did not have much expectation. My friend told me that it would strengthen my immunity and my body would be healthier. Then she added, “The way you walk is a mess.” I was skeptical but intrigued nonetheless.

One of the exercises was to listen to our body through our breathing. If our breathing is shallow, it means that we are tensing and putting too much pressure on one part of our body and more. If our breathing is deep, oxygen is better transported and our metabolism will be better. True enough, when I walked in my own way, my breathing was shallow. When corrected one by one, my breathing was deeper and strangely, I felt joyful and sense of relief. My body was saying “thank you.” It was the first step to connect with my body more properly, more lovingly. As I practice more and more, my body is getting healthier and I rarely fall sick. Not only I feel more energized, my shoulders are more even as well.

Different from the previous 21-day-challenge that only requires us to do Natural Walking exercise for at least 1 hour, our lifestyle is also factored in the scoring. We are advised to not use our phone more than one hour. It was a difficult challenge.

I reduced my phone usage a lot and installed a tracking app. I failed most all of the time, averaging 1 hour 45 minutes. Despite of this, I have already been feeling the difference. As expected, my neck is more relaxed and I feel that my mind is not as busy as before and I can fall asleep faster. However, it is surprising to discover that my eyes feel so tired and sometimes painful when I stare at my phone for 3-4 minutes, although the screen brightness has been reduced a lot. Unknowingly, my eyes have been suffering so much while I binge-watch on my phone.

I am so grateful for this opportunity, to be made realize about the impact of my “small” habit. It is a blessing to be encouraged to change for the better, to discover and experience how joyful it is to have a better relationship with our body – to love and to cherish this most beautiful gift from Our Creator.

___

Marilah kita sayangi dan hargai tubuh kita “wah gawat, kolesterol saya 290!” “lutut saya sakit saat berjalan” “tengkuk saya sakit terus menerus”

Sepuluh atau dua puluh tahun yg lalu, orang-orang mungkin tidak percaya bahwa ini adalah percakapan diantara orang dewasa yg berumur dua puluhan lebih atau tiga puluhan lebih.

Tetapi , sekarang, semakin umum kita dengar keluhan semacam ini dari generasi muda. Sangat mengagetkan tetapi kita tdk mengatakan bahwa itu adalah bohong.

Setelah teknologi membantu kita semakin produktif dan mempercepat segalanya dlm hidup kita, mengapa tubuh kita menjadi tua lebih cepat dan mungkin malah terlalu cepat ?

' Sebagai penggemar sosial media, saya dapat menghabiskan 3 – 4 jam terus menerus memandang HP saya. Memeriksa Instagram feed, ya. Melihat-lihat Youtube, ya. Memenuhi kecanduan Netflix, ya. Ingin tahu selebriti favorit sedang mengapa dan menggoogle tentang dia, ya.

Sebagai penggemar makanan, saya makan apa saja yg kelihatan dan rasanya enak, tanpa memikirkan bagaimana akibatnya terhadap tubuh saya. Sedang memenuhi kecanduan menonton sesuatu tengah malam ? Hello cemilan (pasti menemani) !

Ketika saya menuju rapat, saya terburu-buru sambil mencoba tdk menyalahkan diri sendiri “kenapa saya tidak bisa berhenti menonton (serial TV/film)?!!”

Kalau seseorang mengatakan tentang kebiasaan saya itu, saya akan mengangguk tetapi tdk melakukan apa-apa dan juga tidak terdorong untuk berubah. Saya merasa bahwa ini normal. Semua orang melakukannya. Saya pikir hal2 jelek memang bisa terjadi, tapi tidak akan terjadi pada saya. Saya masih muda ! Teman2 saya juga, sampai suatu hari terjadi saja.

Kita suka berpikir dan memperlakukan tubuh kita seperti alat untuk membawa kita ke mana kita mau, untuk melakukan apapun yg kita mau. Apa yang kita mau jauh lebih penting. Jadi, kita sering mengabaikan kebutuhan tubuh kita. Apakah tubuh kita telah berteriak minta tolong tapi kita terlalu sibuk untuk menyadarinya ?

Ketika saya mengikuti LK Rahasia Berjalan Alami tingkat 1, saya tidak punya harapan yg terlalu tinggi. Teman saya mengatakan bahwa LK ini akan menguatkan imunitas badan dan badan kita akan menjadi lebih sehat. Kemudian dia menambahkan, “Cara berjalan kamu benar2 berantakan”. Saya merasa tdk percaya/skeptis tetapi tertarik juga. Salah satu latihan adalah mendengarkan tubuh kita melalui bagaimana kita bernafas. Kalau nafas kita cetek/pendek, berarti kita sedang tegang dan memberi tekanan yg besar pada satu bagian atau lebih dari tubuh kita. Kalau nafas kita dalam, oksigen diangkut dengan jauh lebih baik dan metabolisme kita juga menjadi lebih baik. Benar sekali, ketika saya berjalan sesuai kebiasaan saya, nafas saya pendek. Setelah dikoreksi satu demi satu, nafas saya menjadi dalam dan anehnya, saya merasa bahagia dan ada perasaan lega. Tubuh saya sedang mengatakan “terima kasih”. Ini adalah langkah pertama untuk terhubung dng tubuh saya dng lebih benar, dan lebih penuh kasih sayang. Setelah saya berlatih lebih sering lagi, tubuh saya menjadi lebih sehat dan saya menjadi jarang sakit. Tidak hanya saya merasa lebih banyak energi, pundak saya menjadi lebih sejajar juga.

Lain daripada 21-day-challenge yg lalu yang hanya meminta kita melakukan Berjalan Alami paling tidak 1 jam, sekarang gaya hidup kita juga diperhitungkan dalam skoring. Kita disarankan tdk memakai HP lebih dari 1 jam. Tantangan yg cukup sulit.

Saya kurangi penggunaan HP cukup banyak dan menginstall tracking app. Saya kebanyakan gagal, rata2 memakai HP 1 jam 45 menit. Walaupun demikian, saya sdh merasa ada perbedaan. Seperti yg diperkirakan, tengkuk saya menjadi lebih relax dan saya merasa pikiran saya menjadi tdk terlalu sibuk seperti sebelumnya dan saya dapat jatuh tertidur lebih cepat. Amat mengejutkan untuk menemukan bahwa mata saya merasa sangat capek dan kadang2 sakit kalau saya memandang HP selama 3 – 4 menit, walaupun terangnya layar sdh dikurangi cukup banyak. Tanpa diketahui, mata saya telah sangat menderita ketika saya kecanduan menonton melalui HP.

Saya sangat berterima kasih untuk kesempatan ini, untuk disadarkan akibat dari kebiasaan saya yg kelihatannya “kecil”. Adalah suatu berkat untuk bisa didorong berubah ke arah yg baik, untuk menemukan dan mengalami betapa bahagianya untuk bisa memiliki hubungan yg lebih baik dng tubuh kita… untuk mengasihi dan menghargai hadiah terindah ini dari Sang Pencipta kita semua.

Featured Posts
Check back soon
Once posts are published, you’ll see them here.
Recent Posts
Archive
Search By Tags
No tags yet.
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
bottom of page